SYARAT CALON

Calon harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia dan setia kepada Pancasila dan NKRI;

2. memiliki gelar pendidikan akademik doktor (S3) yang berasal dari perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi atau perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian;

3. belum berusia 60 (enam puluh) tahun pada saat dilantik menjadi Rektor yaitu tanggal 20 Januari 2020;

4. sehat jasmani dan rohani untuk menjalankan tugas sebagai Rektor menurut keterangan dokter dan psikolog;

5. tidak pernah dipidana berdasarkan keputusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan perbuatan yang diancam pidana penjara;

6. memiliki integritas diri yang baik;

7. mempunyai visi, wawasan, dan minat terhadap pengembangan ITB;

8. memahami sistem pendidikan ITB dan nasional;

9. memiliki kompetensi manajerial dan entrepreneurial;

10. memiliki rekam jejak akademik dan kepemimpinan yang baik.

Calon harus memiliki kriteria kompetensi sebagai berikut:

(1)  Integritas, yang ditunjukkan dengan:

a. Kesesuaian antara nilai-nilai yang dianut dengan perilaku dan ucapan;

b. Teguh dalam kejujuran dan etika kerja;

c. Berperilaku adil;

d. Mengedepankan toleransi;

e. Nonpartisan, bukan pengurus atau anggota suatu partai politik dan afiliasinya, serta Organisasi Masyarakat yang tidak berasaskan Pancasila.

(2)  Komitmen, yang ditunjukkan dengan:

a. Bekerja dengan penuh tanggung jawab;

b. Bekerja dengan cara yang terbaik;

c. Mengutamakan tugas-tugas dan kepentingan ITB;

d. Bekerja dengan semangat dan sepenuh hati.

(3)  Kepemimpinan, yang ditunjukkan dengan:

a. Memiliki visi dan perspektif global tentang Perguruan Tinggi, dan mampu mentranformasi peran dan potensi modal insani (modal intelektual, modal kredibilitas, serta modal sosial) dari warga Institut, untuk meraih visi dan melaksanakan misi ITB;

b. Mampu menumbuhkan kesadaran serta menularkan idealisme dan antusiasme pada Warga Institut, untuk merealisasikan visi dan melaksanakan misi ITB;

c. Mampu melahirkan pembaharuan, perubahan dan keberlangsungan dengan mewujudkan habitat serta budaya kerja yang kondusif.

d. Mampu membangun rasa saling percaya dan mensinergikan keanekaragaman perilaku serta potensi yang dimiliki Warga Institut (internal) maupun mensinergikan keanekaragaman potensi eksternal;

e. Mampu bekerja secara konstruktif dengan MWA dan SA;

f. Melakukan regenerasi kepemimpinan dan penyiapan kader pemimpin ITB dan nasional dimasa mendatang.

(4)  Manajerial dan Administrator, yang ditunjukkan dengan:

a. Mampu mengelola perubahan dan konflik, baik yang terjadi dilingkungan ITB, maupun dengan pihak luar;

b. Terampil mengelola potensi-potensi modal insani dan modal sosial Warga Institut serta penggunaan sumber daya ITB secara efisien dan efektif;

c. Mampu menterjemahkan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan MWA dan SA, menjadi prioritas dan program.

(5)  Jiwa Entrepreneur, yang ditunjukkan dengan:

a. Jeli dan cermat dalam melihat peluang dan sekaligus pertimbangan resiko untuk menciptakan pembaruan yang berkelanjutan;

b. Mampu meningkatkan dan mengembangkan gagasan-gagasan baru, serta mampu mewujudkan gagasan menjadi kenyataan;

c. Mampu memperkuat dan memperluas jejaring kerjasama lokal maupun global, melalui ketrampilan untuk menciptakan kreasi-bersama (co-creation).

top

© Copyright Institut Teknologi Bandung 2019