Institut Teknologi Bandung


Rektor
Kita 2010–2014


Search
Search with:



Pemilihan Rektor Institut Teknologi Bandung 2010–2014

"Citra ITB sebagai perguruan tinggi nasional yang terkemuka hendaknya dapat dijaga sebaik-baiknya; akan tetapi janganlah kita takabur karena keberhasilan yang telah pernah dialami, yang membentuk citra tersebut"

Prof. Dr. Doddy Achdiat Tisna Amidjaja

Terima Kasih;
Bukan Kalah atau Menang

Djoko Suharto

Pemilihan Rektor ITB periode 2010- 2014 telah dilakukan dengan melalui proses yang panjang, memeras energi dan pikiran kita semua. Proses dimulai dengan pendaftaran calon nominee sebanyak 29 orang yang kemudian dipilih menjadi 22 orang nominee. Para nominee kemudian diundang untuk presentasi dan wawancara singkat pada sesi panel diskusi. Dari rekam jejak para nominee dan pandangan para panelis, rapat pleno MWA pada awal Oktober memilih 10 orang bakal calon. Berikut adalah komentar saya yang patut dicatat tentang para bakal calon ke Sekretaris Senat ITB : Saya percaya bahwa ke 10 bakal calon adalah orang orang yang mumpuni walau tidak sempurna. Kitapun juga banyak kekurangannya. Saya pun berpendapat bahwa ke 29 calon nominee mempunyai potensi yang baik dalam manajemen serta kepemimpinan. Beberapa orang muda menurut saya bisa menjadi pemimpin institusi akademik di masa depan.

Para bakal calon selanjutnya mengikuti tes kesehatan dan evaluasi "leadership" di Telkom Assesment Center. Senat menyelenggarakan proses interaksi dengan para bakal calon di depan publik dan pada rapat Senat yang diakhiri dengan memilih 3 orang calon. Pada tanggal 23 Nopember, rapat pleno MWA yang dihadiri oleh Mendiknas memilih Rektor ITB periode 2010-2014. Proses yang terakhir sudah tentu melalui lobi lobi ke Mendiknas ( yang mempunyai 35% hak suara) dan juga para anggota MWA. Sebagai panitia saya menyampaikan pesan berikut tentang masalah lobi : Lobi diperkenankan untuk menunjukkan kekuatan jaringan para calon namun dalam batas etika dan tidak boleh dengan pemaksaan atau tawaran posisi/kedudukan

Pada permulaan proses pemilihan Rektor ini, sudah diingatkan bahwa proses pemilihan bukan merupakan proses kalah atau menang dan dianjurkan supaya tidak membentuk tim sukses tetapi "think tank" yang memikirkan strategi untuk memajukan ITB ke depan. Kampanye harus berupa kampanye intelektual yang memberi contoh bagaimana komunitas akademik mengimplementasikan nilai nilai luhurnya. Dari proses ini dihasilkan makalah makalah hasil pemikiran dari para nominee, bakal calon dan calon yang sangat berharga dan merupakan dokumen penting untuk referensi kita bersama di masa depan. Panitia juga membuat daftar pertanyaan tentang isu isu strategis yang dihadapi ITB. Jawaban atas pertanyaan tersebut yang telah ditulis oleh para calon Rektor dan beberapa orang dari komunitas ITB dapat menjadi acuan penting untuk manajemen ITB.

Bagi para calon nominee, nominee, bakal calon maupun calon yang tidak terpilih sikap iklas dan "legowo" harus sudah disiapkan dari mula. Kekecewaan bisa dimengerti karena kita semua juga manusia biasa. Merasa gagal ? Dalam hidup tidak semua yang kita inginkan bisa kita peroleh. Saya melihat dari sisi lain yang lebih optimis, kegagalan adalah sukses yang tertunda ( atau karena belum dapat izin dari Allah). Sikap yang terpenting adalah tidak kenal menyerah dan selalu berani menghadapi tantangan baru serta jangan terlalu lama tenggelam dalam kekecewaan. Suatu contoh dari sejarah yang terkenal adalah pidato Perdana Menteri Inggris Winston Churchil yang mengobarkan semangat pantang menyerah "Never, Never Give Up" kepada rakyat Inggris pada waktu menghadapi serangan dari Nazi Jerman dalam perang dunia ke II.

Saat ini pemilihan sudah selesai dan kita semua harus mendukung Rektor terpilih serta bekerja keras untuk kemajuan ITB. Beberapa hal yang menarik dalam proses pemilihan ini adalah usulan pak Intan Achmad tentang "Leadership at all levels" di ITB dan pak Ichsan untuk "lebih baik menyalakan lilin dari pada mengerutu di kegelapan". Tantangan kita semua sebagai anggota komunitas akademik adalah mengerjakan tugas akademik dengan baik dan sudah waktunya kita membangun "partnership" yang lebih kokoh. ITB akan maju kalau kelompok keahlian atau keilmuannya maju yang harus dibuktikan dengan karya nyata. Karya dalam mendidik generasi muda yang berkarakter dan berintegritas, karya dalam penelitian untuk kontribusi dalam kemajuan ilmu maupun karya monumental dalam seni, arsitektur dan teknik

Saat ini sebenarnya merupakan waktu yang cukup kondusif di Indonesia untuk maju mengingat bahwa sepuluh tahun setelah era reformasi bangsa, Indonesia sudah mampu melakukan quantum leap pada proses demokrasi serta otonomi daerah, yang hasilnya walaupun belum sempurna sudah mendapat penghargaan dari bangsa lain. Quantum leap ketiga yang perlu dilakukan adalah mengkampanyekan budaya kerja conscientious (yang dalam Bahasa Inggris berarti showing great care, attention, and industriousness in carrying out a task or role) supaya terbentuk suasana yang nyaman bagi pengembangan teknologi, ilmu dan seni karya bangsa secara berkesinambungan. Memang bukan tugas yang mudah karena mengubah perilaku. Namun bila hal ini dilakukan saya percaya hal ini akan merupakan persemaian yang baik untuk kemajuan serta kesejahteraan bangsa menuju peradaban yang mulia. Apakah ITB akan menerima tantangan ini untuk menjadi pemimpin dalam budaya kerja conscientious ?, hanya waktu yang akan membuktikan.

Akhir kata saya sebagai Ketua Panitia Pemilihan MWA mohon maaf lahir batin bila ada tutur kata serta tindakan yang menyingung perasaan maupun menyakiti hati orang lain selama proses pemilihan ini berlangsung. Apapun juga saya hanya manusia biasa.

Dari lubuk hati kami haturkan terima kasih yang sebesar besarnya dan apresiasi kepada semua pihak yang secara langsung atau tidak langsung telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam proses pemilihan ini.

Salam hangat penuh semangat. In harmonia progressio.

Majelis Wali Amanat ITB Memilih Prof. Dr. Akhmaloka Sebagai Rektor ITB 2010-2014

Jakarta, 23 November 2009.
Majelis Wali Amanat (MWA) ITB melalui sidang pleno yang diadakan pada tanggal 23 November 2009 Jam 19.00-21.00 telah memilih Prof. Dr. Akhmaloka sebagai Rektor ITB 2010-2014 dari Tiga Calon Rektor yang di ajukan oleh Senat Akademik ITB . Ketiga Calon Rektor tersebut adalah :

  1. Adang Surahman, Prof.Dr.Ir. M.Sc
  2. Akhmaloka, Prof. Ph.D.
  3. Indra Djati Sidi, Ph.D .

Sidang pleno dipimpin oleh Ketua MWA Yani Panigoro dan dihadiri oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof.Dr.Ir.Mohammad Nuh, DEA dan anggota MWA yang terdiri dari wakil masyarakat, wakil mahasiswa, wakil pegawai, wakil Senat Akademik, wakil dari Gubernur Jawa Barat, dan Rektor ITB. Hadir juga sebagai saksi dalam sidang pleno Pemilihan Rektor ini Pimpinan Senat Akademik ITB dan Pimpinan Majelis Guru Besar ITB, anggota Kehormatan MWA dan Ketua Keluarga Mahasiswa ITB.

"Sidang pleno diawali dengan sambutan dari Mendiknas, dilanjutkan oleh paparan dan tanya jawab dengan masing-masing Calon Rektor. Selanjutnya pemilihan Rektor dilakukan melalui voting. Sidang berlangsung dengan lancar dimana para Calon Rektor dan para anggota MWA berdialog dengan terbuka dan proaktif.", menurut Yani Panigoro.

Sebelum masuk ke Sidang Pleno MWA, 10 Bakal Calon Rektor yang telah dipilih dari 22 Nomine telah mengikuti proses seleksi di Senat Akademik ITB dari tanggal 10-30 Oktober 2009. Rektor ITB dipilih dengan kriteria integritas, komitmen, kepemimpinan yang arif (termasuk keberpihakan), jiwa kewirausahaan (termasuk kreativitas dan inovasi), wawasan, kemampuan managerial, dan pengalaman memimpin lembaga pendidikan dan penelitian.
Rektor ITB terpilih akan dilantik pada tanggal 29 Januari 2010

Info lebih lanjut :
Dapat dilihat di situs: http://rektorkita.itb.ac.id, dan contact person Prof. Dr. Djoko Suharto di nomor HP 08170202081 dan email panitia@rektorkita.itb.ac.id


Menu

  • Home
  • Berita
  • Dasar Hukum
  • Persyaratan Calon
  • Pedoman [Download]
  • Tahapan Kegiatan
  • Tata Tertib Pemilihan di Senat Akademik [Download]
  • Panitia
  • Pertanyaan Untuk Para Calon Rektor
  • Forum Interaksi Publik
  • Panel Diskusi
  • Sejarah Rektor ITB
  • Logo
  • Calon Rektor
  • Bila Aku menjadi Rektor | Hasil Survei
  • Statistik
  • Kirim Aspirasi dan Ide
  • F.A.Q.
  • Facebook Page

Peta Situs | Kontak

Copyright © 2008 Institut Teknologi Bandung | Tentang Situs | Kredit

XML + XHTML + CSS + 508 + WCAG

This site is IPv6 ready!

^ Back to Top